Ternak Ayam Petelur

Ternak Ayam Petelur

Harga ayam petelur kini terus merangkak naik dan menjadi masalah yang cukup serius bagi ibu rumah tangga dan pedagang makanan berbahan dasar telur.

Naiknya harga ayam petelur secara otomatis akan mempengaruhi harga telur di pasaran. Padahal telur bisa dibilang sebagai jenis lauk pauk atau bahan makanan yang banyak dikonsumsi karena harganya cukup terjangkau dengan citarasa dan kandungan gizi yang seimbang.

Beternak Ayam Petelur Secara Mandiri

Telur Ayam Petelur

Untuk mengatasi permasalahan harga telur yang tidak stabil, para ibu rumah tangga dan pedagang makanan bisa menggunakan solusi terbaik yaitu dengan beternak ayam sendiri.

Memang terdengar cukup merepotkan, namun ternak ayam petelur sendiri akan membantu Anda menjadi lebih hemat.

Anda tidak perlu lagi membeli telur di luar dan tidak perlu khawatir dengan harga telur yang tidak stabil di pasaran. Bahkan manfaat terbaiknya adalah Anda bisa mendapatkan penghasilan dari beternak ayam secara mandiri.

Cara Beternak Ayam Petelur

Ayam petelur

Sebenarnya cara beternak ayam petelur tidaklah sulit seperti yang dibayangkan. Kunci utamanya adalah ketekunan dan kesabaran. Anda harus memulai ternak ayam petelur dengan langkah utama yang tepat dan tekun merawat ternak ketika upaya beternak sendiri sudah mulai berjalan.

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk memulai beternak ayam petelur di rumah :

1. Mempersiapkan Bibit Ayam yang Berkualitas

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika akan mulai beternak adalah mempersiapkan bibit ayam dengan kualitas baik. Di pasaran ada dua jenis ayam petelur yang diperdagangkan yaitu ayam medium (ayam petelur gemuk) dan ayam petelur putih. Kedua jenis ayam tersebut setidaknya bisa menghasilkan 300 butir telur per tahun.

Anda harus memutuskan terlebih dahulu jenis ayam petelur mana yang akan diternak.

Setelah memutuskan jenis ayam yang akan diternak, mulailah mencari bibit jenis ayam tersebut. Dalam dunia peternakan, bibit ayam disebut dengan doc ayam. Ciri-ciri doc ayam dengan kualitas baik, tidak memiliki cacat fisik dan memiliki mata yang cerah. Berat doc ayam juga tidak kurang dari 350 gram.

Sebaiknya Anda teliti ketika akan membeli bibit ayam dan menanyakan detailnya kepada penjual. Agar lebih mudah, Anda bisa membeli doc ayam di peternakan terpecaya yang berkompeten.

Peternakan yang berkompeten biasanya memiliki cara tersendiri untuk memproduksi bibit ayam berkualitas.

2. Membuat Kandang Dengan Baik

Ternak Ayam Petelur

Kandang yang digunakan akan sangat mempengaruhi perkembangan bibit ayam. Doc ayam berkualitas tidak akan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik jika tinggal di kandang yang tidak sesuai.

Pertama pastikan bangunan kandang mampu melindungi bibit ayam dari paparan sinar matahari yang berlebihan dan air hujan. Iklim kandang yang sesuai untuk jenis ayam petelur memiliki suhu antara 32 hingga 35 derajat. Kelembabannya berkisar antara 60% hingga 70%.

Kandang harus memiliki sirkulasi udara yang baik. Tata letaknya tidak boleh melawan arah mata angin dan harus pada tempat dengan paparan sinar matahari pagi yang cukup. Lampu juga perlu dipasang untuk mendukung penerangan dan pemanasan suhu kandang saat malam hari.

Lantai kandang bisa terbuat dari campuran kulit padi, kapur dan pasir. Untuk memastikan lantai selalu dalam keadaan kering, tidak boleh ada atap yang bocor.

Dan yang terakhir siapkan tempat khusus telur yang diletakkan di dinding kandang. Dimensi tempat telur bisa menggunakan ukuran 30 x 35 x 45 cm. Letakkan tempat telur lebih tinggi dibanding tempat bertelur ayam agar telur tidak terinjak dan tidak sulit diambil dari luar.

3. Memberikan Pakan yang Tepat

Pakan ayam petelur perlu diperhatikan secara detail dan seksama karena akan sangat mempengaruhi kualitas produksi ayam. Pakan ayam biasanya terdiri dari campuran jagung giling halus, tepung ikan dan konsentrat.

Berikan pakan sebanyak 3 kali sehari dengan tenggat waktu yang teratur. Ketika memberi pakan, Anda juga harus memastikan air minum ayam terisi penuh.

Keuntungan Ternak Ayam Petelur Rumahan

Beternak ayam petelur sendiri akan memberikan banyak keuntungan kepada Anda. Telur menjadi jenis makanan universal yang hampir dikonsumsi semua orang. Rasa, harga dan gizi menjadi faktor banyaknya orang lebih memilih telur untuk dikonsumsi.

Jika Anda memilih beternak ayam sendiri untuk sekedar berhemat, maka hal tersebut menjadi pilihan yang sangat tepat. Namun sebenarnya lebih dari itu, Anda bisa mendapatkan penghasilan tetap dari usaha ternak ayam petelur rumahan.

Baca Juga : Harga Ayam Broiler

Modal yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, terutama jika Anda hanya akan memulai ternak dalam skala kecil. Biaya perawatan dan pakan ayam pun akan sebanding.

Permintaan telur ayam selalu meningkat setiap harinya jadi Anda tidak perlu khawatir akan merugi atau tidak mendapatkan pasar. Oleh karena itu, Anda bisa memikirkan untuk mulai mencoba ternak ayam petelur rumahan.

Semoga tulisan ini bermanfaat !

Bagikan Artikel Ini :

5 pemikiran pada “Ternak Ayam Petelur”

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini:
Read previous post:
BERANDA

Close