Tanaman Hortikultura

Tahukah Anda bahwa ketika berkebun, Anda juga bisa membakar hingga 300 kalori? Jadi, berkebun selain menyenangkan juga sangatlah menyehatkan. Untuk itu, sangat disarankan untuk mengisi kegiatan di rumah saja selama pandemi Covid19 dengan berkebun.

Dengan berkebun, Anda bisa membuat suasana menjadi segar dan memberikan kesan asri untuk hunian Anda. Sambil berkebun, Anda bisa belajar berbagai macam istilah perkebunan.

Salah satu istilah yang sering Anda temui mengenai perkebunan adalah Hortikultura. Tanaman hortikultura adalah berbagai jenis tanaman yang bisa dibudidayakan.

Apa itu Tanaman Hortikultura

Hortikultura secara harfiah berarti tanaman kebun. Kata hortikultura berasa dari Bahasa latin. Hortus berarti tanaman kebun dan colere berarti budidaya.

Jadi, kegiatan hortikultura bisa diartikan sebagai upaya budidaya tanaman yang dilakukan di kebun atau pekarangan rumah.

Selain itu, tanaman hortikultura juga bisa dikembangkan di lahan-lahan sempit. Berbagai jenis tanaman hortikultura bisa menjadi komoditi yang memberikan keuntungan yang menjanjikan.

Untuk konsumsi sendiri, tanaman hortikultura juga akan lebih menguntungkan karena bisa membantu Anda berhemat.

Kualitas tanaman hortikultura lebih baik dibandingkan jika tanaman dari pasar. Jadi, Anda juga bisa meningkatkan gizi keluarga dengan upaya Hortikultura.

Jenis Tanaman Hortikultura

Tanaman hortikultura terbagi menjadi 5 jenis. Kesemua jenis tanaman tersebut dapat Anda budidaya di rumah atau di pekarangan.

  1. Tanaman buah
  2. Tanaman sayuran
  3. Tanaman bunga
  4. Tanaman obat
  5. Taman

1. Tanaman Buah

Tanaman Hortikultura Adalah

Tanaman buah atau biasa juga disebut dengan frutikultur merupakan jenis tanaman yang bisa dipanen untuk diambil buahnya.

Tanaman ini akan memberikan hasil sesuai dengan musimnya. Oleh karena itu, Anda harus memiliki kesabaran tinggi dalam budidaya tanaman buah. Ada dua jenis periode berbuah tanaman frutikultur.

Sebagian tanaman dapat berbuah pada musim tertentu dan jangka waktu tertentu sedangkan sebagain lain hanya bisa berbuah satu periode saja.

Tanaman yang bisa berbuah dalam periode waktu tertentu misalnya durian, rambutan, mangga, dan jambu. Sedangkan tanaman yang hanya berbuah dalam satu periode antara lain melon dan semangka.

2. Tanaman Sayuran

Tanaman sayuran atau olerikultura akan memberikan manfaat yang luar biasa. Untuk masa pandemi seperti saat ini, menanam sayuran di sekitar rumah akan mempermudah Anda menyediakan bahan pangan yang sehat dan gratis.

Anda tidak harus berbelanja sayuran setiap hari jika Anda memiliki kebun sayur pribadi di pekarangan. Sayur bisa ditanam dengan mudah. Bahkan, ada beberapa macam sayuran yang bisa tumbuh dengan liar di pekarangan rumah Anda.

Menanam sayur cukup mudah dan dengan teknik khusus, Anda bisa mendapatkan panen melimpah meskipun memiliki lahan yang sempit.

Tanaman sayuran dapat ditanam musiman. Ada pula tanaman sayur yang bisa ditanam dalam periode tahunan. Jika Anda menyukai tanaman musiman, Anda bisa mencoba bawang merah, bawang putih, atau wortel. Lobak, kol, kubis, dan tomat juga merupakan pilihan yang baik untuk pemula.

Anda juga bisa membudidayakan kangkung untuk mendapatkan panenan yang terus- menerus. Jika Anda ingin menanam sayur yang bisa dimanfaatkan selama bertahun-tahun, Anda bisa menanam melinjo, kacang turi, atau petai.

3. Tanaman Bunga

Tanaman bunga atau florikultura bukan pilihan yang buruk untuk Anda penghobi berkebun ataupun Anda yang suka berkebun untuk bisnis.

Kini, bisnis tanaman hias kian memberikan keuntungan yang baik. Saat ini, tanaman hias baik yang berupa tanaman indoor maupun tanaman berbunga untuk outdoor sangat digemari.

Harga tanaman bervariasi tergantung kelangkaan jenis tanaman. Seperti halnya di dunia ternak burung ataupun hewan peliharaan, harga tanaman hias yang langka bisa sangat tinggi. Jika Anda bisa membudidayakannya, Anda akan meraup keuntungan yang tidak sedikit.

Tren tanaman hias bisa sangat beragam. Saat ini, tanaman hias yang sedang naik daun adalah berbagai jenis Aglaonema. Tanaman hias yang satu ini dijuluki Ratu Daun karena daunnya yang sangat indah dengan corak yang menawan.

Selain itu, ada pula berbagai jenis sansevieria yang sangat populer sebagai tanaman hias yang mampu membersihkan udara.

Tanaman hias yang berbunga juga sangat populer untuk mempercantik taman dan hunian. Ada berbagai jenis bunga dengan cara tanam yang berbeda-beda.

Untuk saat ini, bunga mawar dan anggrek masih menjadi primadona. Tanaman mawar mudah dirawat dan harganya terjangkau.

Sedangkan, anggrek umumnya memiliki nilai jual yang tinggi dan minim perawatan. Anda bisa juga mencoba tanaman bunga yang mudah tumbuh seperti bunga vinca atau zinnia untuk kebun rumah Anda.

4. Tanaman Obat

Tanaman obat atau biofarmakultura merupakan tumbahan yang mengandung senyawa untuk menyehatkan badan dan mencegah berbagai serangan penyakit.

Untuk masa pandemi, tanaman obat juga sangat diperlukan. Anda harus menjaga daya tahan tubuh dengan baik dengan mengkonsumsi suplemen yang bisa meningkatkan daya tahan.

Kini, mengkonsumsi air rebusan jahe, kunyit, kencur, dan lengkuas. Jika Anda memiliki tanaman obat-obatan tersebut, Anda tidak perlu membelinya di pasar dan bisa segera menyediakan minuman yang dapat menjaga daya tahan tubuh keluarga Anda.

Ada berbagai macam jenis tanaman obat yang bisa Anda budidayakan di pekarangan rumah. Selain tanaman empon-empon di atas, Anda juga bisa menanam tanaman obat lain seperti daun dewa, sirsak, pecut kuda, kumis kucing, dan lainnya.

5. Taman/ Lanskap

Tanaman hortikultura yang terakhir adalah taman. Menanam tumbuhan lanskap bisa menambah keindahan halaman rumah Anda. Ada berbagai jenis desain taman yang bisa Anda kembangkan untuk hunian Anda.

Taman bergaya Jawa kolosal, Eropa, bergaya Asia Timur, dan taman kreatif seperti desain retro dan shabby chic akan menjadi nilai tambah untuk rumah Anda.

Tinggalkan komentar