Tanaman Apotik Hidup

Tanaman apotik hidup telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia dan bahkan telah masuk ke dalam program PKK. Di dalam pembinaan dasawisma PKK, disarankan setiap rumah menerapkan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) di mana di dalamnya termasuk tanaman apotik atau obat yang biasa disebut dengan toga.

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan memiliki kebun toga sendiri di rumah. Anda tidak perlu menyiapkan lahan yang luas karena tanaman obat keluarga bisa ditanaman di dalam polybag. Perawatan tanaman toga sangat mudah.

Kini, masyarakat mulai menyadari pentingnya kesehatan dan kebugaran tubuh. Di era pendemi, minuman bernutrisi yang terbuat dari bahan-bahan herbal sangat disarankan. Untuk itu, memiliki kebun toga akan memberikan banyak manfaat.

Tanaman Apotik Hidup

Tanaman Apotik Hidup
Tanaman Apotik Hidup

Toga adalah singkatan dari Tanaman Obat Keluarga. Ada berbagai pilihan tanaman obat yang bisa Anda pilih untuk ditanaman di sekitar pekarangan rumah. Tanaman obat yang paling populer adalah empon-empon seperti jahe, temulawak, kunci, kencur, lengkuas, kunyit, dan lainnya.

Ada pula jenis-jenis herba yang juga termasuk ke dalam tanaman obat. Misalnya, daun kemangi, adas, seledri, daun mint, daun dewa, pecut kuda, daun sirih, daun saga, lidah buaya, kumis kucing, dan lain-lain.

Anda juga bisa menanam pohon belimbing wuluh, pohon pace, pohon salam, pohon buah sirsak, dan jambu untuk diambil daunnya apabila diperlukan. Tanaman obat tidak terbatas jenisnya. Jadi, Anda hanya harus menyesuaikan dengan luas lahan dan kebutuhan.

Jika Anda pemula, Anda bisa memulai dari tanaman obat empon-empon yang memiliki khasiat luar biasa untuk berbagai macam gangguan kesehatan. Empon-empon juga sangat baik untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan stamina.

Anda bisa menanam jahe, kunci, kencur, dan kunyit di dalam polybag dan meletakkannya di sekitar pekarangan rumah. Menanam empon-empon tidaklah sulit. Berikut adalah langkah-langkahnya:

1. Pembibitan

Bibit yang sehat dan kuat adalah kunci utama kesuksesan budidaya tanaman obat keluarga. Bibit harus berasal dari varietas murni yang bebas hama dan penyakit. Akan sangat baik bila Anda mendapatkan bibit empon-empon dari kebun langsung, tidak dari pasar.

Bibit yang baik harus berupa empu (umbi yang tua yakni berumur sekitar 12 bulan). Kondisi empu harus sehat dan mulus. Setelah itu, bibit harus ditanam di tempat khusus untuk menumbuhkan tunas. Akan tetapi, Anda bisa langsung menanam di dalam polybag jika Anda ingin proses efisien.

Ada proses yang sangat rumit untuk persiapan bibit dengan melakukan penyemprotan insektisida dan juga penumbuh akar. Akan tetapi, apabila Anda adalah pemula dan ingin memiliki kebun tanaman toga sederhana, langkah simpel dengan menanam langsung lebih disarankan.

2. Persiapan Lahan

Tanaman apotik hidup tidak harus ditanam pada lahan pertanian yang luas. Anda bisa menyiapkan lahan dengan mencangkul dan membiarkan tanah selama beberapa minggu sebelum menanam. Namun demikian, apabila Anda memiliki lahan terbatas, Anda bisa memanfaatkan polybag untuk efisiensi tempat.

Anda bahkan bisa menanam toga dengan menata di atas rak-rak yang akan menghemat ruangan. Hal penting yang harus Anda perhatikan adalah sistim pengairannya.

3. Proses Tanam

Menanam empon-empon di polybag lebih sederhana karena Anda tidak harus mengatur jarak tanam sesuai dengan jenis tanamannya. Tanam dengan media tanah yang gembur dan berhumus dan pastikan polybag diletakkan di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari.

4. Pemeliharaan

Memelihara tanaman obat berupa empon-empon tidaklah sulit. Akan tetapi, Anda harus tetap memperhatikan penyiraman dan pemupukan tanaman agar bisa menghasilkan umbi yang sehat. Anda bisa menambahkan pupuk kandang untuk mempercepat pertumbuhan tunas dan umbi anakan.

Jika Anda membutuhkan empon-empon untuk bumbu dapur, Anda sudah bisa memanen setelah kurang lebih 4 bulan setelah tanam.

Namun demikian, jika Anda ingin menggunakan empon-empon untuk obat herbal ataupun minuman sehat, Anda perlu memanennya dalam waktu minimal 9 bulan.

Baca Juga : Cara Menanam Jahe

Manfaat Tanaman Toga

Tanaman Toga

Ada berbagai manfaat tanaman obat keluarga yang bisa membantu menjaga kesehatan keluarga. Jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan juga membantu meredakan batuk. Kunyit bisa mengurangi peradangan dan juga meningkatkan daya tahan tubuh.

Untuk berbagai masalah kesehatan, tanaman obat juga menjadi solusi yang efektif. Berikut adalah beberapa manfaat tanaman toga yang luar biasa untuk berbagai masalah kesehatan.

a. Kumis Kucing

Tanaman Toga Kumis Kucing

Tanaman ini disebut kumis kucing karena bunganya memiliki bentuk menyerupai kumis kucing. Tanaman ini berkhasiat untuk mengatasi masuk angin.

Selain itu, kumis kucing sangat baik untuk radang ginjal, diabetes, dan reumatik. Jika Anda kerap mengalami sembelit, kumis kucing juga bisa membantu.

b. Lidah Buaya

Manfaat Tanaman Toga Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya tidak hanya menjadi tanaman hias yang indah tapi juga memiliki banyak khasiat. Lidah buaya baik untuk menyuburkan rambut.

Selain itu, tanaman ini juga bisa mengobati radang tenggorokan, sakit kepala, dan juga diabetes. Anda juga bisa mengatasi luka bakar dengan getah lidah buaya.

c. Daun Saga

Tanaman Apotik Hidup Daun Saga

Tanaman saga memiliki dua varietas. Tanaman saga yang baik memiliki manfaat kesehatan. Akan tetapi, ada juga varietas yang beracun bagi tubuh.

Daun saga bermanfaat untuk mengobati amandel dan sariawan. Tanaman baik untuk dikonsumsi untuk penderita darah tinggi.

d. Daun Dewa

Tanaman Apotik Hidup Daun Dewa

Daun dewa memiliki manfaat sebagai anti inflamasi atau radang. Daun dewa berkhasiat juga untuk menghentikan pendarahan dan mengatasi luka memar.

Tanaman apotik hidup atau tanaman toga akan membawa manfaat ekonomis dan juga kesehatan. Anda bisa memulai menanam tanaman obat sederhana di pekarangan rumah untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari berbagai macam toga.

Tinggalkan komentar