Cara Ternak Burung Puyuh

Ternak puyuh – Burung puyuh adalah burung yang menghasilkan telur puyuh; telur dengan kandungan protein dan kolesterol tertinggi bahkan jika dibandingkan dengan makanan laut dan daging.

Burung puyuh pertama kali diternakkan di Amerika Serikat sekitar tahun 1870. Kemudian, burung puyuh menyebar ke seluruh dunia dan menjadi burung petelur favorit karena dapat memproduksi sumber bahan pangan yang bergizi tinggi.

Secara taksonomi, burung puyuh masuk ke dalam kelas Aves. Burung puyuh yang banyak diminati untuk diternakkan adalah burung puyuh Jepang. Burung puyuh jenis ini dapat menghasilkan lebih banyak telur sehingga cocok diternakkan sebagai hewan petelur.

Selain itu, burung puyuh jenis ini juga sangat baik untuk digunakan sebagai bibit burung puyuh pedaging. Dalam setahun, burung puyuh dapat menghasilkan 250-300 butir telur.

Cara ternak burung puyuh Petelur

Cara Ternak Burung Puyuh

Sebelum memulai usaha ternak puyuh , Anda harus mengetahui syarat yang harus dipenuhi untuk beternak puyuh  dengan hasil maksimal.

Hal pertama yang harus disiapkan adalah lokasi ternak burung puyuh. Kandang tempat untuk memelihara burung puyuh. Membeli bibit burung puyuh yang tepat untuk diternakkan.

Lokasi Kandang Ternak puyuh

Beternak burung puyuh hampir sama tekniknya dengan beternak unggas. Secara umum, lokasi ternak harus berada jauh dari lokasi pemukiman warga. Kandang burung puyuh juga harus berada jauh dari tempat yang ramai. Anda harus memastikan lokasi kandang dapat dijangkau dengan mudah.

Selain itu, penting sekali untuk memastikan lokasi bebas banjir dan memiliki sanitasi yang baik. Untuk kelancaran usaha, Anda harus memilih kandang yang jauh dari endemic penyakit.

Syarat Kandang Puyuh Petelur

Kandang burung puyuh juga merupakan kunci kesuksesan tenak puyuh. Kandang yang yang baik harus memenuhi beberapa syarat. Syarat yang pertama adalah suhu di sekitar kandang. Suhu udara harus berkisar antara 20-25 C.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan kelembaban udara di sekitar kandang puyuh. Kelembaban udara sekitar 30-80%. Selain itu Anda harus memperhatikan penyinaran lampu kandang.

Pada malam hari, lampu harus dinyalakan sekitar 40-60 watt sedangkan pada siang hari, lampu perlu dinyalakan sekitar 25-40 watt.

Cara ternak burung puyuh – Model Kandang

Cara Ternak Burung Puyuh

Desain kandang burung puyuh ada beberapa macam. Namun demikian, hanya ada dua macam yang Anda bisa gunakan untuk ternak puyuh .

Model kandang litter yang berlantai sekam dapat menjadi pilihan. Selain itu, Anda dapat juga menggunakan system sangkar.

Bagaimana dengan ukuran kandang burung puyuh?

Cara ternak burung puyuh- Kapasitas ukuran kandang peternakan burung puyuh disesuaikan dengan usia burung. Pada saat burung puyuh masih dalam usia bibit, maka kandang sebesar 1 m persegi sudah cukup untuk menampung sampai dengan 100 ekor burung.

Setelah burung puyuh berusia 10 hari atau sampai dengan lepas anakan, maka kandang tersebut hanya dapat menampung sampai dengan 60 ekor.

Semakin besar ukuran burung, maka kapasitas kandang harus dikurangi. Hingga usia bertelur, setiap 1 meter persegi kandang mempunyai kapasitas sebanyak 40 ekor.

Cara ternak burung puyuh meliputi segala aspek termasuk menentukan ukuran kandang yang ideal. Ukuran yang baik adalah sekitar 200 cm persegi. Lebar kandang adalah sekitar 75 cm. Sedangkan, tinggi kandang harus berkisar antara 30-35 cm.

Kandang harus dibuat dengan kolong yang tingginya sekitar 30-40 cm. Pintu kandang telur burung puyuh sebaiknya dibuat dengan ukuran 17 cm x 17 cm.

Anda memiliki lahan terbatas dan ingin menghemat lahan? Anda dapat membuat kandang burung puyuh dengan model bertingkat.

Namun demikian, untuk kandang berbentuk tingkat, Anda harus menambahkan Dropping Board untuk menampung kotoran.

Bagaimana dengan bahannya? Kandang burung puyuh dapat dibuat dengan menggunakan bambu, kawat, kayu, dan ram untuk melapisi dinding.

Jika Anda ingin membuat kandang ternak puyuh  lebih permenen, Anda bisa menggunakan bahan-bahan peredam panas seperti genting atau batu bata.

Untuk lantai kandang, Anda bisa menggunakan batu bata merah. Campuran pasir, semen, dan kapur bisa juga Anda pilih untuk membuat lantai kandang.

Di manakah sebaiknya Anda meletakkan tempat pakan dan minum burung puyuh? Tempat pakan dan penampung minuman burung puyuh sebaiknya diletakkan di luar kandang.

Ternak burung puyuh memerlukan kebersihan supaya burung puyuh tetap sehat dan produktif. Untuk itu, Anda harus membuat tempat pakan khusus yang terbuat dari pipa PVC, kayu atau bamboo untuk mencegah pakan berhamburan dan menyebabkan bakteri.

Cara ternak burung puyuh – Syarat Bibit

Tips Ternak Puyuh

Bibit telur puyuh sangat menentukan kesuksesan ternak puyuh . Jika Anda ingin beternak puyuh  petelur, Anda harus memastikan bahwa Anda memilih burung puyuh Jepang dengan jenis kelamin betina.

Untuk menghasilkan puyuh pedaging, Anda dapat memilih jenis puyuh yang akan tumbuh lebih besar. Puyuh jantan dapat menjadi pilihan yang baik jika budidaya puyuh dikhususkan untuk pedaging. Selain itu, Anda dapat memanfaatkan puyuh betina afkir untuk dijual sebagai pedaging.

Tips Ternak Puyuh

  • Ketika menyiapkan kandang, Anda harus memastikan bahwa kandang telah dalam kondisi bersih saat burung puyuh dimasukkan.
  • Semprotkan Suplemen organic cair GDM Ternak untuk mengantisipasi bakteri dan jamur pathogen di dalam kandang burung puyuh.
  • Ketika burung puyuh baru tiba, jangan beri pakan terlebih dahulu untuk mengurangi stress.
  • Berikan minuman dengan campuran suplemen organic cair GDM Ternak. Dosisnya adalah 0.1 ml per ekor ketika burung puyuh baru masuk kandang.
  • Hanya berikan pakan apabila burung puyuh sudah nyaman berada di dalam kandang.

Tinggalkan komentar