Budidaya Vanili

Belakangan ini, pengguna internet banyak membicarakan dalgona coffee. Para influencer mempopulerkan resep minuman segar ini sehingga semakin banyak yang mencoba membuatnya di rumah.

Minuman kopi ini menggunakan kopi murni sebagai bahan dasar. Akan tetapi, yang membuat minuman ini unik adalah dengan tambahan vanili di dalamnya.

Sejumput vanili membuat cita rasa makanan dan minuman menjadi begitu istimewa. Untuk itu, budidaya vanili merupakan usaha yang sangat menjanjikan.

Dalam dunia main course atau masakan menu utama, garam adalah serbuk ajaib yang paling dibutuhkan. Sedangkan untuk minuman, pastry, dan dessert, vanili adalah primadona. Vanili mungkin dibutuhkan sedikit saja tapi aroma yang dihasilkan vanili membuat masakan terasa berbeda.

Vanili sudah sejak lama menjadi komoditas unggulan yang bahkan diminati para penjajah yang ingin menguasai Indonesia. Harga vanili berkisar antara 2-5 hingga 6 juta rupiah per kilogram bergantung pada kualitas vanili.

Vanili merupakan bubuk populer untuk meracik masakan sedap di berbagai negara. Bahkan, bubuk vanili adalah bahan penting untuk industri makanan ringan, minuman, dan juga biskuit.

Adapun makanan kesukaan orang Indonesia adalah berasa pedas, tak lengkap tanpa cabe, berikut penjelasan cara menanam cabe.

Namun demikian, tak banyak yang tahu bagaimana bentuk tanaman vanili beserta cara budidaya vanili. Nama latin vanili adalah Vanilia planifofela. Selain untuk bahan kue, vanili juga merupakan bahan yang diolah menjadi essential oil dan juga parfum.

Budidaya Vanili

Cara Budidaya Vanili

Tanaman vanili menghasilkan buah yang mirip dengan kacang polong. Buah vanili mengandung mineral, vitamin, dan serat.

Selain itu, tanaman vanili menghasilkan buah yang memiliki kandungan antioksidan tinggi. Jadi, vanili dapat digunakan sebagai bahan ramuan yang dapat mencegah kanker.

Dengan khasiat dan fungsi yang beragam, budidaya vanili terus ditingkatkan di Indonesia. Kini, vanili dibudidayakan di 25 provinsi di Indonesia. Varietas yang dibudidayakanpun beragam sesuai dengan kebutuhan pasar.

Syarat Budidaya Vanili

Budidaya Vanili (Vanilia Planifofela)

Vanili tidak dapat dibudidayakan di semua negara karena vanili cocok untuk iklim tropis dan sub tropis. Ketinggian tanah juga termasuk faktor penting dalam budidaya vanili. Ketinggian lahan harus berada di antara 400-700 meter.

Suhu rata-rata untuk pertanian vanili adalah sekitar 22 sampai dengan 25 derajat per tahun. Syarat tersebut terpenuhi untuk wilayah Pulau Jawa.

Proses pertanian vanili memerlukan waktu pemasakan buah selama 3 bulan. Pada proses pematangan buah ini, pohon vanili harus dijaga agar tidak basah dan merusak buah vanili. Jika Anda adalah pemula, Anda harus memperhatikan periode musim hujan.

Proses pertumbuhan tanaman vanili hingga berbuah memerlukan proses selama 8-10 bulan periode hujan. Tanaman vanili membutuhkan curah hujan tinggi setiap tahunnya untuk menyuburkan buah.

Tanaman vanili sangat suka tanah yang gembur karena mudah ditembus akarnya. Selain itu, vanili juga memerlukan ketersediaan bahan organik yang cukup karena akarnya yang dangkal.

Sebelum menanam tumbuhan vanili, Anda perlu menanam tanaman panjatan agar waktu budidaya vanili bisa selaras.

Apa itu tanaman panjatan? Tanaman ini berfungsi sebagai pelindung dan juga untuk menjaga kualitas tanah. Selain itu, tanaman panjatan juga bisa melindungi tanaman vanili dari sinar matahari secara berlebihan.

Tumbuhan vanili yang tumbuh merambat juga sangat memerlukan tanaman panjatan untuk media rambat.

Anda bisa nenanam pohon sengon atau lamtoro untuk menjadi tanaman panjatan yang kokoh.

Di samping itu, Anda juga harus tahu bahwa tanaman vanili memerlukan sinar matahari yang cukup. Cahaya matahari sangat penting untuk proses perkembangan daun dan batang.

Selain itu, matahari juga merupakan faktor penting untuk pembungaan dan proses pembentukan buah. Intensitas sinar matahari akan menentukan besaran kadar vanili yang Anda ingin produksi.

Persiapan Budidaya Vanili

Setelah mempersiapkan lahan dengan persyaratan di atas, Anda harus bisa segera menyiapkan bibit tanaman vanili.

Budidaya vanili akan lebih mudah dan cepat jika Anda membeli bibit dari toko pertanian. Menanam dari biji akan lebih sulit, apalagi jika Anda adalah pemula.

Berikut adalah beberapa persiapan penting pada tahap persiapan bibit.

  1. Bersihkan stek bibit dan kemudian rendam dalam air selama kira-kira 15 menit.
  2. Angkat stek bibit lalu keringkan dengan kain. Kemudian, lanjutkan perendaman selama 5 sampai 7 hari. Kali ini, rendam hanya di bagian ujung stek bibitnya asja.
  3. Dalam waktu seminggu, Anda akan mendapati daun-daun baru yang tumbuh di bagian bawah stek vanili.
  4. Gunakan polybag untuk media selanjutnya.

Menanam Vanili

Cara Menanam Tanaman Budidaya Vanili

Jika Anda memiliki lahan yang sempit, Anda bisa menggunakan polybag dengan ukuran yang sesuai untuk menumbuhkan vanili.

Namun demikian, jika Anda ingin bertanam vanili untuk usaha, ada baiknya Anda menggunakan lahan pekarangan atau lahan pertanian yang lebih memadai.

Sebelum menanam vanili pada lahan, Anda harus memastikan bahwa kondisi lahan sudah baik dan telah melalui pemupukan dasar.

Vanili sangat menyukai tanah gembur dengan sistem aliran air yang baik. Maka, Anda harus memberikan guludan air sebelum mulai bertanam.

Untuk menaman bibit, Anda harus membuat lubang tanam disertai dengan tiang penyangga.

Merawat Vanili

Cara Merawat Tanaman Budidaya Vanili

Budidaya vanili akan berhasil baik apabila Anda menerapkan teknik perawatan yang baik pula. Siram tanah sesuai dengan kondisi cuaca dan tipe tanah. Pastikan tanah tidak terlalu basah ataupun terlalu kering.

Tanaman vanili suka air dan kelembaban tanah yang baik. Oleh karena itu, Anda harus membuat mulsa agar tanah subur.

Selain itu, Anda bisa menambahkan bahan organik untuk mempertahankan kadar keasaman tanah. Namun demikian, vanili tidak suka genangan air. Parit-parit harus disiapkan untuk membuat aliran air lancar.

Langkah-langkah selanjutnya adalah penyiangan dan proses pemangkasan pada tahap panen. Kedua proses terakhir akan mudah dilakukan apabila keseluruhan persiapan, penanaman, dan perawatan budidaya vanili dilakukan dengan baik dan benar.

Tinggalkan komentar