Budidaya Kedelai

Budidaya kedelai dapat Anda lakukan dengan baik apabila Anda tinggal di tempat dengan suhu panas. Tanaman kedelai sangat cocok tumbuh di lahan terbuka di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Kedelai dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah sampai dengan ketinggian 1.200 di atas permukaan laut.

Hal pertama dan utama yang harus Anda pelajari yakni memilih bibit kedelai yang berkualitas. Anda harus memahami varietas kedelai terlebih dahulu sebelum mulai bertanam kedelai. Varietas kedelai menentukan kemampuan kedelai beradaptasi dengan lingkungan. Di samping itu, varietas kedelai yang baik juga akan menghasilkan panen yang baik.

Budidaya Kedelai

Sebelum melakukan penanaman, Anda harus menyiapkan media tanam dan juga pupuk untuk membuat lahan menjadi sehat dan siap untuk budidaya kedelai. Anda dapat menggunakan pupuk TSP sebanyak sekitar 75-200 kg untuk setiap hektar tanah.

Untuk luas yang sama, Anda perlu menggunakan KCL sebanyak 50 sampai 100 kg. Sedangkan urea untuk 1 hektar lahan adalah sekitar 50 kg.

Dosis pupuk tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan. Pupuk sebaiknya disebarkan merata di lahan pertanian. Anda juga dapat memasukkan pupuk di dalam lubang yang telah dibuat sebelumnya.

Buatlah lubang di sisi kanan dan kiri tanaman sedalam 5 cm. Masukkan pupuk ke dalam lubar tersebut untuk membuat pupuk bekerja menyuburkan tanaman dengan lebih efektif.

Budidaya Kacang Kedelai

Budidaya Kacang Kedelai

Langkah selanjutnya setelah menyiapkan bibit dan lahan adalah proses penanaman. Anda bisa menanam dengan sistem tugal. Lubang tanam dapat Anda buat sedalam 3-4 cm. Jarak tanam juga harus Anda sesuaikan dengan kondisi lahan.

Untuk budidaya kedelai dengan hasil optimal, jangan takut untuk menempatkan lebih dari satu butir bibit kedelai di dalam satu lubang. Setelah memasukkan bibit, Anda bisa menutup dengan tanah tipis.

Untuk budidaya kedelai, Anda harus menjaga agar tanah tidak mengalami penguapan secara berlebihan. Untuk mencegah penguapan, Anda bisa memasang mulsa berupa jerami kering. Anda bisa menebarkan mulsa di antara barisan benih. Ketebalan yang direkomendasikan adalah 3 sampai 5 cm.

Penyulaman pada Budidaya Kedelai

Setelah menanam kedelai mencapai satu minggu, tanaman kedelai harus disulami. Hal ini bertujuan untuk mengganti tanaman kedelai yang mati.

Penyulaman hendaknya dilakukan tepat waktu untuk menyamakan usia tanaman lama dan baru. Jika terlambat, maka tanaman akan tumbuh jauh berbeda sehingga budidaya kedelai tidak akan berhasil baik.

Pengairan Lahan

Pengairan Lahan Budidaya Kedelai

Pengairan lahan pada budidaya kedelai tidak bisa diabaikan. Pengairan penting untuk diperhatikan khususnya pada saat kedelai berumur 0 sampai dengan 5 hari tanam. Pada masa perkecambahan, kedelai sangat memerlukan air.

Selain itu, Anda harus memperhatikan pengairan pada masa awal vegetatif sekitar 15-20 hari. Pada masa pembungaan dan pembentukan biji, pengairan juga harus selalu dilakukan.

Pengairan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Anda harus menjaga air agar tidak terlalu berlebihan. Selain itu, jangan sampai tanah pada lahan pertanian kedelai kering.

Pengairan terkadang diabaikan apalagi ketika hujan turun. Anda tetap harus memeriksa dan menjaga pengairan agar tanah tidak terlalu basah yang berpotensi membuat tanaman menjadi busuk.

Penyiangan dan Penggemburan

Penyiangan dan Penggemburan Budidaya Kedelai

Ketika tanaman kedelai mencapai usia 20-30 hari, Anda harus melakukan penyiangan. Tahap pertama penyiangan adalah ketika tanaman mendapatkan pupuk susulan. Setelah itu, Anda bisa melakukan penyiangan ketika tanaman selesai berbunga.

Penyiangan harus diikuti dengan proses penggemburan tanah. Dalam menggemburkan tanah, Anda harus mengurai tanah dengan hati-hati. Anda harus memastikan akar tanaman tidak terganggu

Penyiangan dilakukan pada saat tanaman berumur sekitar 20 – 30 hari setelah tanam. Penyiangan pertama dilakukan bersamaan dengan pemupukan susulan.

Penyiangan kedua dilakukan setelah tanaman selesai berbunga. Selain itu, lakukan pula penggemburan tanah. Penggemburan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman.

Pemupukan Susulan

Pupuk di awal budidaya kedelai bukan satu-satunya pemupukan pada keseluruhan proses budidaya kedelai. Pemupukan susulan dapat Anda lakukan ketika tanaman mencapai usia 20 sampai 30 hari. Namun demikian, Anda harus mengamati terlebih dahulu.

Pemupukan susulan hanya perlu apabila tanah dalam keadaan kurang subur. Pupuk yang bisa Anda gunakan antara lain adalah Urea sebanyak 50 kg untuk setiap hektar tanah. Selain itu, anda bisa juga menambahkan ZPT atau Zat Pengatur Tumbuh.

PPC atau Pupuk Pelengkap Cair juga bisa Anda tambahkan untuk membuat budidaya kedelai yang Anda tekuni berbuah hasil. Dosis pupuk yang dapat Anda gunakan haru sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Hama dan Penyakit Tanaman Kedelai

Hama dan Penyakit Tanaman Kedelai

Cara budidaya kacang kedelai yang baik harus meliputi juga penanganan hama dan penyakit yang bisa menyerang kacang kedelai. Hama yang kerap menyerang adalah ulat jengkal.

Berbagai macam ulat lain seperti ulat polong, ulat grayak, ulat penggulung daun juga bisa menjadi faktor yang menyebabkan kegagalan budidaya kacang kedelai.

Selain itu, ada pula serangga seperti kepik hijau, kepik polong, kumbang tanah merah, hama gudang, dan lalat kacang yang bisa merusak tanaman. Penyakit yang juga sering menyerang antara lain adalah pohon kerdil, karat daun, dan pembusukan rhizoctonia.

Panen Kacang Kedelai

Panen Budidaya Kacang Kedelai

Ada beberapa faktor yang dapat Anda cermati sebelum memanen hasil budidaya kedelai. Varietas yang berbeda menunjukkan tanda-tanda siap panen. Selain itu, ketinggian tempat bertanam juga menentukan.

Kedelai yang siap dipanen harus berwarna kuning kecoklatan. Selain itu, daun kedelai biasanya kering atau rontok sebagai tanda bahwa biji kedelai sudah siap panen.

Di samping itu, Anda harus memperhatikan apakah batang kedelai sudah mengering. Setelah memanen kedelai, Anda harus mengumpulkan biji berdasarkan tingkat kematangannya. Proses pengeringan bisa menggunakan sinar matahari langsung ataupun mesin pengering.

Tinggalkan komentar