Budidaya Kacang Panjang

Kondisi alam dengan pandemi global membuat manusia kini berpikir lebih jernih dan sederhana. Pada saat manusia diharuskan tinggal lebih banyak di rumah, maka kemampuan menyuplai bahan makanan sendiri sangatlah penting.

Untuk itu, banyak orang kini berpikir untuk membuat sekitar rumah menjadi lahan untuk bertanam sayuran dan bumbu dapur.

Keterampilan bercocok tanam memiliki manfaat nyata Ketika orang tidak diperbolehkan terlalu sering keluar rumah seperti pada saat pandemi.

Oleh karena itu, penting untuk Anda mengetahui teknik dasar berkebun dan budidaya sayuran. Misalnya, Anda bisa mulai belajar budidaya kacang panjang.

Adapun jika Anda ingin usaha budidaya tanaman jenis kacang lainnya, baca tahapan sukses budidaya kacang tanah

Kacang panjang sangat lezat untuk diolah menjadi berbagai macam masakan. Kacang panjang juga bisa dimasak dengan cepat sehingga sangat cocok untuk masakan rumahan.

Budidaya Kacang Panjang

Cara Budidaya Kacang Panjang

Budidaya kacang panjang dapat dilakukan di lahan sempit sebagai bagian dari program KRPL atau Kawasan Rumah Pangan Lestari.

Namun demikian, hasil pertanian kacang panjang akan optimal apabila Anda memulai budidaya di lahan pertanian yang telah Anda persiapkan dengan baik.

Berikut adalah Langkah-langkah yang harus Anda terapkan untuk bertanam kacang panjang.

1. Persiapkan Lahan

Jika lahan yang akan Anda gunakan adalah tanah yang sebelumnya telah digunakan untuk pertanian lain, Anda harus melakukan persiapan tambahan.

Untuk hasil terbaik, Anda harus membongkar tanaman yang telah usai dipanen untuk menggemburkan tanahnya kembali.

Lubang bekas tanaman yang lalu dapat Anda manfaatkan untuk menanam kacang panjang. Jika Anda menanam tanaman kacang panjang pada lahan baru, Anda hanya harus mencangkul atau menggemburkan tanahnya dengan traktor. Setelah itu, Anda harus membuat bedengan untuk menanam benih kacang panjang.

2. Pemupukan

Pada tanah yang telah ditanami sebelumnya, ada sisa pupuk dasar yang cukup untuk diserap tanaman kacang panjang. Untuk itu, Anda tidak harus memberikan pupuk dasar apabila tanah yang Anda gunakan sudah pernah mendapatkan pupuk dasar.

Namun demikian, apabila lahan pertanian itu baru, Anda dapat memberikan pupuk dasar berupa pupuk kandang yang dicampur dengan pupuk kimia, dan kalsium bubuk.

Untuk mencegah hama, Anda juga perlu menambahkan insektisida. Pupuk dasar pada lahan untuk budidaya kacang panjang sangat penting karena tanaman memerlukan nutrisi awal yang baik.

Di samping itu, insektisida adalah langkah penting untuk mencegah serangan larva yang dapat menyerang bedengan bahkan sebelum benih kacang tumbuh.

Setelah itu, Anda harus menutup lahan dengan mulsa untuk mencegah tumbuhnya gulma. Gulma yang terlalu banyak akan menghambat pertumbuhan kacang panjang.

3. Menanam Benih

Menanam Benih Kacang Panjang

Setelah bedengan untuk budidaya kacang panjang  siap, langkah selanjutnya adalah membuat lubang tanam. Buat lubang dengan kedalaman sekitar 5 cm.

Untuk bibit kacang panjang, Anda tidak perlu repot menyiapkan karena Anda dapat membeli bibit kacang panjang hibrida di toko pertanian.

Bibit unggul sangat baik karena akan menghasilkan sayur kacang panjang dengan kualitas unggul. Membeli bibit hibrida akan mempersingkat waktu karena Anda tidak harus menyemai benih.

Anda cukup merendam benih di dalam air yang telah dicampur dengan zpt auxin untuk mempercepat perkecambahan.

Dosis yang Anda perlukan adalah 10 tetes untuk setiap 1 liter air. Masukkan benih ke dalam lubang tanam dan tutup kembali dengan tanah. Benih kacang panjang akan tumbuh dalam waktu kurang lebih 4 hari.

4. Cara Memasang Ajir

Memasang Ajir Budidaya Kacang Panjang

Untuk memberikan tempat merambat yang baik, Anda harus memasang ajir sejak dari saat benih mulai ditanam. Hal ini penting untuk dilakukan karena jika terlambat, maka ajir dapat melukai akar tanaman.

Ajir adalah bagian dari budidaya kacang panjang yang wajib dibuat karena ajir akan membuat kacang panjang menggantung sehingga mudah dirawat dan dipanen.

Ajir harus dibuat dengan kuat. Tinggi ajir adalah sekitar 2 meter. Tambahkan 1 ajir dengan bamboo tambahan pada satu bedengan untuk membuatnya lebih kokoh.

5. Berikan Pupuk Susulan

Pemberian pupuk sangat bergantung pada waktu penanaman. Anda harus memberikan pupuk yang berbeda ketika Anda menanam pada musim penghujan dibandingkan dengan ketika Anda mulai budidaya ketika musim kemarau.

Jika Anda memulai budidaya pada saat musim penghujan, Anda harus mengurangi dosis Urea dan ZA. Anda juga harus memeriksa daun pada tanaman.

Apabila daun terlihat cukup subur, maka Anda tidak perlu melakukan penyemprotan pupuk tambahan. Pupuk apa yang tepat untuk budidaya masa musim hujan? Pupuk MPK dan Primarin-B. Pupuk tersebut direkomendasikan karena bebas dari kandungan nitrogen yang sudah cukup tinggi pada musim penghujan.

Mengapa pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi tidak perlu diberikan pada saat musim penghujan? Karena kelebihan kadar nitrogen akan mengakibatkan serangan jamur pada tanaman.

6. Lakukan Penyiangan

Budidaya kacang panjang pada musim penghujan mempunyai keuntungan dalam hal menghemat pupuk.

Akan tetapi, jika budidaya dilakukan pada musim hujan, Anda harus memperhatikan area di sekitar lahan. Rumput dan tumbuhan hama biasanya akan tumbuh tidak terkendali.

Untuk itu, Anda harus melakukan penyiangan manual atau menggunakan herbisida untuk mengatasi tumbuhan gulma yang dapat mengganggu budidaya kacang panjang.

Setelah penyiangan, Anda bisa segera melakukan penyemprotan untuk mengatasi hama ulat tanah dan kutu kebul yang sering menyerang. Lakukan penyemprotran pada sore hari untuk hasil maksimal.

Budidaya kacang panjang akan memberikan hasil sekitar 50-60 hari setelah penanaman biji. Kacang panjang harus dipanen sebelum terlalu tua.

Bahkan bagi pemula, langkah-langkah bertani kacang panjang tidaklah sulit. Jika disiplin, Anda pasti akan mendapatkan hasil panen yang memuaskan. Anda sudah siap mencobanya?

Tinggalkan komentar