Budidaya Ikan Gabus

Apa itu ikan gabus? Ikan gabus adalah ikan predator yang banyak dihindari oleh peternak ikan. Ikan ini cenderung memangsa ikan-ikan lainnya. Bahkan, bibit ikan juga bisa dimangsa oleh ikan gabus. Ikan gabus adalah pemangsa di air tawar yang juga memangsa serangga-serangga di permukaan air.

Ikan dewasa yang hidup di dalam satu kolam atau habitat dengan ikan gabus juga akan dimangsa oleh ikan tersebut. Oleh karena itu, budidaya ikan gabus memerlukan beberapa trik dan keterampilan.

Ikan gabus berasal dari perairan Indonesia. Ikan ini merupakan ikan air tawar yang biasa ditemukan di waduk, sungai, atau bahkan rawa-rawa. Dahulu, ikan gabus banyak ditemukan dan bisa dengan mudah dikail dari habitat asliya.

Namun demikian, sekarang ikan gabus sangat sulit ditemukan. Karena nutrisi dan manfaatnya, ikan gabus tetap diminati masyarakat. Oleh karena itu, budidaya ikan gabus dapat memberikan hasil yang menjanjikan.

Ikan Gabus

Ikan gabus juga populer dengan sebutan ikan kocolan, bale solo, bayong, dan bogo. Akan tetapi, ikan gabus banyak dikenal dengan nama ikan kutuk.

Ikan gabus banyak manfaatnya. Selain untuk dikonsumsi dagingnya dan diambil nutrisinya, ikan gabus adalah ikan yang memiliki kadar protein sangat tinggi sehingga sangat baik untuk masa penyembuhan.

Ikan gabus juga banyak diolah menjadi minyak ikan kutuk yang sangat baik untuk dikonsumsi. Minyak ikan kutuk dipercaya sangat baik untuk penyembuhan pasien sehabis menjalani operasi.

Budidaya ikan gabus dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang baik. Namun demikian, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dengan benar agar proses budidaya ikan gabus berhasil baik.

Dengan sifat ikan predator, Anda harus berhati-hati dalam membudidayakan ikan tersebut. Berikut adalah beberapa faktor penting dalam budidaya ikan gabus.

Cara Budidaya Ikan Gabus

Cara Budidaya Ikan Gabus

Menentukan Tempat Budidaya

Untuk membudidayakan ikan gabus dengan baik, ada beberapa alternatif tempat yang bisa Anda pilih. Anda bisa menggunakan kolam tanah.

Selain itu, kolam terpal juga bisa menjadi pilihan yang baik. Kolam beton permanen juga bisa menjadi pilihan apabila Anda memiliki lahan yang cukup luas.

Kolam Tanah

Cara Budidaya Ikan Gabus di Kolam Tanah

Tidak ada patokan kedalaman tertentu untuk pembuatan kolam tanah. Namun demikian, Anda harus memastikan kedalamannya cukup untuk menampung air yang sesuai dengan jumlah ikan gabus yang ingin Anda budidayakan.

Gali tanah di permukaan yang datar hingga mencapai kedalaman tertentu dan buatlah timbunan yang kuat di sisi kolam untuk menambah kedalaman kolam.

Untuk pasokan air, kola mikan alami harus diisi air mengalir dari anak sungai atau sumber lain yang airnya melimpah. Selain itu, Anda harus membuat selokan yang berfungsi sebagai drainase.

Siapkan sirkulasi air yang baik agar kolam alami lebih sehat untuk pertumbuhan ikan gabus. Kelebihan kolam ikan tanah antara lain:

  1. Kolam tanah pada budidaya ikan gabus sangat menguntungkan karena kolam tersebut akan memungkinkan ikan mendapatkan pakan alami. Hal ini sangat baik untuk mempercepat perkembangan ikan. Organisme yang akan hidup pada kolam tanah antara lain ikan-ikan kecil, udang liar, dan zat renik yang semua bisa menjadi nutrisi tambahan yang bermanfaat bagi ikan gabus.
  2. Jika Anda memupuk tanah terlebih dahulu sebelum mengisi airnya, maka kolam jenis ini akan memiliki kualitas yang unggul sebagai habitat ikan gabus.
  3. Sumber air pada kolam tanah umumnya akan memberikan pakan alami yang jauh lebih sehat daripada pakan buatan ataupun zat kimia.

Kolam Terpal

Budidaya Ikan Gabus di Kolam Terpal

Kolam terpal adalah tempat budidaya ikan gabus yang populer karena efisiensinya. Kolam terpal tidak hanya mudah digunakan tapi juga bisa menjadi solusi untuk budidaya ikan di lahan terbatas.

Berikut adalah keunggulan kolam terpal dibandingkan dengan kolam tanah ataupun kolam beton.

  1. Kolam terpal disarankan untuk budidaya ikan gabus di daerah yang sulit untuk mendapatkan pasokan air. Kolam terpal baik untuk daerah pesisir ataupun wilayah-wilayah dengan tanah yang berpsair. Kolam ikan akan dengan mudah menampung air sehingga tidak mempengaruhi proses budidaya ikan gabus.
  2. Kolam terpal untuk baik untuk menjaga suhu kolam. Perubahan suhu air kolam dapat mempengaruhi pertumbuhan ikan gabus. Bebebapa ikan bahkan tidak bisa bertahan pada kolam yang suhu airnya terus berubah. Dengan kolam terpal, ikan akan bertahan karena suhu air akan tetap stabil. Tambahkan sekam untuk mengalasi kolam sehingga suhu akan tetap stabil pada berbagai keadaan cuaca.
  3. Karena ikan gabus tidak kontak dengan tanah secara langsung, maka hasil budidaya pada kolam terpal akan meminimalisir bau tanah pada ikan gabus.
  4. Panen ikan pada kolam terpal akan lebih mudah karena kolam terpal tidak akan menampung lumpur. Oleh karena itu, proses panen akan menjadi lebih cepat.
  5. Hama penyakit juga akan lebih sedikit karena penggunaan terpal akan membuat air selalu dalam keadaan bersih.

Kolam Beton

Budidaya Ikan Gabus di Kolam Beton

Cara budidaya ikan gabus di kolam beton sedikit berbeda dibandingkan dengan kedua kolam alternatif. Perawatan dan persiapannyapun cukup berbeda.

Budidaya pada kolam beton akan menghasilkan ikan dengan kualitas unggul. Namun demikian, biayanyapun tergolong cukup besar. Kelebihan kolam beton antara lain:

  1. Kolam beton termasuk higienis karena ikan tidak akan bersentuhan dengan tanah.
  2. Struktur kolam lebih awet sehingga akan menjadi investasi yang baik.
  3. Proses perawatan lebih ringkas.
  4. Ikan gabus akan lebih tahan terhadap bibit penyakit.
  5. Ikan tidak berbau tanah karena tidak kontak dengan lumpur.
  6. Panen mudah dilakukan.
  7. Kolam mudah dibersihkan karena sistim pengairan dan kondisi kolam yang selalu bersih.

Demikian alternatif tempat yang bisa Anda praktikkan ketika Anda ingin budidaya ikan gabus. Ikuti terus update artikel-artikel kami. Salam sejahtera, Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar